Teknik Memotret Menggunakan Kamera Sony Alpha 7 III ILCE 7M3K

Kamera Sony Alpha 7 III ILCE 7M3K

Kegiatan memotret tentunya bukan hanya dilakukan oleh pemotret profesional atau orang yang telah mahir melakukannya, banyak juga fotografer dadakan yang memiliki semangat tinggi untuk melakukan kegiatan memotret ini. Dengan mengunakan Kamera Sony Alpha 7 III ilce 7m3k, para pemotret amatirpun bisa menghasilkan foto yang cukup baik. Dengan beberapa dukungan fitur yang canggih, Kamera Sony Alpha 7 III ILCE 7M3K akan sangat membantu kamu pare fotografer pemula.

Namun untuk menjadi fotografer profesional, ada beberapa teknik sederhana yang wajib diketahui para pemula untuk menghasilkan foto yang maksimal dan memuaskan, karena baik saja tidak cukup. Berikut ulasannya.

Pegang dengan Mantab
Goyangan kamera menyebabkan gambar buram. Getaran sekecil apa pun ke kamera karena menangkap gambar dapat mempengaruhi seberapa tajam foto terlihat. Tetap diam bahkan lebih penting dalam situasi cahaya rendah, karena kamera membuat rana terbuka lebih lama untuk menyerap cahaya sebanyak mungkin. Beberapa kamera baru menawarkan stabilisasi gambar untuk membantu mengimbangi tangan yang gemetar, tetapi itu tidak sempurna.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah foto buram yaitu dengan mengunakan Tripod, karena Tripod menjaga kamera tetap stabil, tetapi tidak selalu menjadi aksesori yang nyaman untuk dibawa-bawa. Sebagai alternatif, cari permukaan yang rata dan tidak bergerak untuk menstabilkan kamera, seperti meja dapur, langkan, atau setumpuk buku.

Jangan bergerak
Menjaga tubuh kamu tetap sebelum, selama, dan setelah menekan tombol rana akan membantu meminimalkan gambar kabur. Karena kamera digital terus memproses gambar setelah mengklik tombol – terutama jika mengumpulkan cahaya di lingkungan gelap – kamu ingin tetap tidak bergerak selama beberapa detik sesudahnya, tergantung pada jeda waktu kamera kamu di antara jepretan. 

Tentu saja, tidak ada orang yang bisa benar-benar kaku, jadi carilah dukungan ekstra (seperti menahan punggung ke dinding atau berskamur pada tiang) untuk menstabilkan diri sendiri.

Gunakan self-timer kamera
Dengan menggunakan self-timer, kamu memberi diri kamu beberapa detik untuk memposisikan diri kamu dan menghindari gerakan apa pun karena harus menekan tombol rana. kamu juga dapat menggunakan fitur ini saat menggunakan tripod atau permukaan yang stabil, karena akan menghilangkan hampir semua getaran yang disebabkan oleh tubuh kamu.

Bawa kamera lebih dekat ke tubuh kamu
Jika kamu menggunakan layar LCD kamera untuk membingkai gambar, pegang dengan dua tangan dan membawanya sedekat mungkin ke mata kamu (tanpa mempengaruhi penglihatan kamu), selipkan siku dan lengan kamu ke dalam. kamu dapat meminimalkan tubuh bergerak dengan cara ini, bukannya memiliki lengan terentang.

Tekan setengah dan tahan
Untuk memberi tahu kamera di mana harus fokus, mengunci subjek dengan menekan tombol rana setengah tanpa melepaskannya (kamu dapat merasakan ketika tombol secara fisik berada di titik tengah). Kamera akan memberi sinyal ketika ada sesuatu yang terfokus dengan terdengar bunyi bip atau indikator hijau pada layar LCD, misalnya. 

Saat kamu siap untuk memotret, tekan tombol rana sepenuhnya. Kuncinya adalah jangan pernah melepaskan tombol rana dari titik tengah, kecuali kamu ingin memfokuskan kembali atau menyusun ulang bidikan kamu.

Arahkan kamera ke fokus yang kamu inginkan
Kamera digital tidak mesti tahu apa yang harus fokus pada frame. Jika kamu ingin fokus pada subjek di sisi bingkai, misalnya, kamera kamu mungkin fokus pada sesuatu yang mati di latar belakang sebagai gantinya. 

Cara mudah untuk memperbaikinya adalah dengan memusatkan subjek kamu dalam bingkai dan kemudian fokus. Tanpa melepas tombol rana, kamu dapat menjelajah hingga kamu senang dengan bidikan, menjaga agar subjek yang dituju tetap fokus di mana pun mereka berada di dalam bingkai.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Powered by Blogger