Mau Beli Mobil Bekas, Simak 5 Poin Perbedaan Transmisi Manual dan Otomatis Berikut!

Inspeksi mobil
Mobil bekas masih menjadi primadona di kalangan masyarakat karena menawarkan harga yang lebih variatif. Toh, ada banyak kemudahan yang ditawarkan oleh para penjual mobil bekas pakai yang masih layak. Calon pembeli juga bisa melakukan inspeksi mobil bekas lebih dulu untuk memastikan kendaraan masih bagus. Mau membeli mobil bekas dengan transmisi manual atau otomatis, sesuaikan saja dengan kebutuhan Anda. 

Kalau Anda masih bingung menentukan jenis mobil bekas yang hendak dibeli, simak beberapa perbedaan keduanya berikut ini. 

1. Harga 
Anda bisa mencari informasi lengkap di pasaran mengenai harga beli atau harga purna jual mobil transmisi manual dan otomatis. Ternyata harga mobil otomatis masih lebih tinggi dibandingkan dengan mobil manual meskipun memiliki tahun dan tipe yang sama. Untuk Anda yang suka dengan transmisi otomatis, maka pastikan untuk menyediakan dana lebih besar sebelum melakukan inspeksi mobil pilihan Anda. 

2. Sistem operasi
Untuk pengendara wanita yang tidak ingin terlalu capek berkendara, mobil tipe otomatis pasti menjadi pilihan terbaik. Hanya ada 4 transmisi perpindahan pada mobil otomatis yaitu parking, reserve, neutral, drive and low serta memiliki 2 pedal saja. Kalau dibandingkan dengan mobil manual, Anda harus menguasai 5 atau 6 transmisi perpindahan dengan 3 pedal mencakup gas, rem dan kopling.

3. Bahan bakar
Dari segi konsumsi bahan bakar di antara mobil manual dan otomatis, mana yang paling rekomended? Kalau Anda mencari kendaraan dengan efisiensi bahan bakar tinggi, sebaiknya pertimbangkan untuk membeli mobil transmisi manual. Pasalnya, mobil otomatis memiliki desain komponen yang lebih rumit sehingga boros bahan bakar. 

4. Perawatan mobil 
Membeli mobil bekas memang butuh perhatian lebih khusus sebab Anda harus memastikan bahwa perawatan mobil sebelumnya sudah baik. Anda hanya perlu melanjutkan perawatan berkala agar performa mobil tetap prima. Jika mobil telah berpindah ke banyak tangan dengan sistem perawatan yang kurang baik, maka performa mesin mobil tidak bisa sempurna baik manual atau otomatis. 

Namun, Anda juga harus tahu bagaimana cara merawat mobil bekas yang baik. Mobil dengan transmisi manual tidak membutuhkan perawatan yang ribet. Hal ini dikarenakan sistem dan komponen jauh lebih sederhana dibandingkan mobil otomatis. Jika terjadi masalah pada komponen mobil, Anda bisa membeli suku cadang mobil manual yang banyak tersedia dengan harga lebih murah. 

Mobil matic memang membutuhkan perawatan yang lebih mahal, tetapi performa mobil bekas matic tetap bisa bagus selama perawatan yang dilakukan sangat disiplin. Anda harus rutin melakukan penggantian oli transmisi agar mobil matic tetap awet dan memiliki kinerja prima. 

5. Akselerasi
Hal yang membedakan antara mobil manual dan otomatis terletak pada akselerasi sesuai wilayah perjalanan Anda. Jika Anda memang tinggal di wilayah yang membutuhkan kendaraan dengan performa terbaik, pilih mobil bekas manual. 

Mobil manual memiliki persneling yang lebih agresif sehingga cocok digunakan untuk jalanan ekstrem atau menanjak. Kalau Anda memang butuh kendaraan yang mendukung aktivitas harian di perkotaan, pilih mobil matic yang bisa membuat Anda lebih nyaman berkendara di jalanan landai. 

Berdasarkan ulasan perbedaan antara mobil manual dan otomatis di atas, Anda bisa memilih mobil mana yang bakal dibeli. Memilih jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhan akan mendukung produktivitas harian Anda lebih baik lagi. Kalau Anda ingin cek mobil bekas yang berkualitas, kunjungi laman Otospector untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Yuk, pilih mobil bekas terbaik versi Anda sekarang juga!

Tips Menyusui yang Wajib Dipahami Mama Baru

Menyusui

Menyusui sangat bermanfaat bagi bayi dan Anda. Terutama untuk si kecil. Anda bisa membangun hubungan emosional yang baik di samping mencukupi kebutuhan nutrisinya. Untuk Anda sendiri, hal ini bisa mempercepat penurunan berat badan seperti semula. Sayangnya, menyusui di awal paskah melahirkan lumayan ribet dan menguras emosi. Ada banyak ibu di luar yang berjuang keras agar air susunya lancar. Bila Anda salah satu dari mereka, Anda bisa mengakses informasi tentang masa menyusui di Prenagen.com

Tips Menyusui Untuk Para Wanita Yang Baru Saja Melahirkan 

  • Mintalah bantuan - Membekali diri dengan membaca berbagai informasi tentang menyusui sangatlah penting. Namun, ketika Anda masa menyusui tiba, untuk pertama kalinya, mintalah bantuan perawat atau petugas kesehatan. Mereka akan membantu Anda menyusui; bagaimana cara memegang bayi saat menyusui, kapan harus menyusui dan bagaimana caranya sehingga si kecil tidak tersedak. Anda bisa menggunakan bantal sebagai penyangga ika perlu dan biarkan bayi mulai berkenalan dengan puting. 
  • Biarkan bayi menyesuaikan diri - Kebanyakan bayi yang baru lahir akan menyusu setiap dua atau tiga jam sekali. Pelajari tanda-tanda bayi lapar seperti gerakan bibir, sikapnya yang mulai gelisah dan sebagainya. Susukanlah bayi dengan payudara pertama sampai terasa lemas. Biasanya sekitar 15-20 menit. Meski demikian, tidak ada batasan waktu pasti kapan posisi menyusu harus dirubah. Setelah itu, Anda bisa menyusukan di payudara satunya. Jika bayi masih lapar, ia akan menyusu. Jika tidak dia akan menolaknya. Hindari menyusukan bayi jika susu di payudara belum habis karena rentan terjadi penyumbatan dan infeksi. Jika bayi terus-menerus menyusu di satu payudara, pastikan gunakan pompa di payudara satunya untuk meredakan rasa nyeri.
  • Tidurkan bayi dalam satu kamar dengan Anda - Di usia awal paskah kelahiran, bayi sebaiknya ditidurkan satu kamar dengan orang tua. Setidaknya pada 6 bulan pertama untuk menghindari resiko SIDS dan juga untuk memudahkan si kecil menyusu ketika lapar. Tidurkanlah bayi di ranjang yang berbeda karena kasur untuk orang dewasa tidaklah aman karena gerakan orang dewasa ketika sedang tidur. 
  • Hati-hati dengan dot - Memberikan bayi dot boleh saja karena si kecil sangat suka bila mulutnya mengemut sesuatu. Namun jangan terlalu dini karena bisa mengganggu pola menyusunya. Sebab, mengemut melalui dot dan payudara memiliki sesai yang berbeda. Kenalkan dot setidaknya sekitar sebulan setelah dilahirkan dan bayi sudah memiliki jadwal menyusu yang rutin. 
  • Jaga kesehatan puting Anda - Selama menyusui, jagalah kebersihan dan kesehatan puting Anda. Tidak masalah membiarkan cairan susu mengering di area puting karena hal ini bisa meredakan perih karena gesekan. Jika Anda buru-buru, tepuk-tepuk dengan ringan area puting Anda dan gantilah bra lebih sering. Selain itu, kurangi shampoo, sabun atau lotion di area puting karena bisa membuatnya kering dan pecah. Jika hal ini terjadi, Anda bisa menggunakan lanolin murni untuk melembabkan area puting. 
  • Jangan lupa makan makanan yang bergizi - Anda diwajibkan memakan makanan bergizi seimbang supaya kualitas ASI bagus dan lancar. Hindari stres dan carilah support dari pasangan dan keluarga. Selain itu, pastikan Anda minum banyak dan istirahat sebisa mungkin. 

Selama masa menyusui berhentilah merokok, minum alkohol, dan berhati-hatilah dalam hal penggunaan obat karena tidak aman bagi kesehatan bayi. Jika Anda sedang mengalami kondisi kesehatan yang kurang baik, diskusikan hal ini dengan dokter Anda.

 
Powered by Blogger